Friday, May 15, 2015
Teruntuk Sahabatku
Walau belum ada obrolan dengan teman-teman yang lain mengenai konsep acara, surprise dll, sejujurnya sejak seminggu belakangan gue sudah cukup galau untuk memikirkan hal ini.
Saat ini, menurut gue pilihannya hanya ada dua; 1) Gue balik ke Jakarta, atau, 2) Mereka semua berangkat ke Bali. Sebenernya agak bingung juga sih dengan pilihan tadi. Selain lagi bokek untuk beli tiket, karena gue juga sedang ada proyek yang gak bisa ditinggal, lalu teman-teman yang lain juga pasti gak akan bisa kesini karena hari H-nya adalah weekdays, dimana mereka semua pasti masuk kerja. Selain ini, gue sama sekali belum memiliki ide lain.
Sementara itu, perasaan berkecamuk mulai menyelimuti diri gue. Gue yakin banget, sahabat gue ini pasti sedih banget kalo gue berhalangan hadir di acaranya. Tapi, harusnya yang lebih sedih itu sih gue, karena gue gak bisa makan gratis sepuasnya. Hahaha..
Friday, May 8, 2015
Ngidam Cabe-Cabean
![]() |
| Courtesy: Google |
Dan, entah mengapa mesin pencari yang gue gunakan berhenti pada keyword; ngidam.
Situs demi situs gue buka, halaman demi halaman gue baca, sampai akhirnya tak ada satupun yang gue pahami. Maka dari itu, terbesitlah ide untuk menulis postingan ini.
Ehem..
Dari yang gue baca, penyebab ngidam dikarenakan meningkatnya kadar hormon kehamilan yang bernama hurman Chorionic Gonadotropin (hCG) dan prodestron. Ngerti, gak? Gue sih, enggak. Namun yang pasti, konon katanya ngidam pasti akan melanda sebagian besar ibu-ibu yang sedang hamil.
Tipe ngidam untuk masing-masing orang berbeda. Ada yang ingin mengonsumsi makanan/minuman yang aneh-aneh, ada juga yang ingin melakukan hal-hal yang absurd. Yang paling umum adalah hasrat untuk mengonsumsi yang rasanya asam; air perasan handuk mandor, misalnya.
Friday, May 1, 2015
Tentang Flappy Bird & Percintaan
![]() |
| Courtesy: Google |
Sebagai manusia yang tak ingin ketinggalan zaman, gue pun masuk ke dalam circle manusia yang-smartphonenya-ada-Flappy Bird.
Awalnya, gue sangat menikmati permainan ini. Karena menurut gue --sebagai orang yang bukan maniak game alias orang yang benci dengan game-game ribet-- Flappy Bird ini adalah game yang amat super duper mudah. Cuma tinggal nge-tap, si burung lompat-lompat (atau mungkin lebih tepatnya terbang) berusaha untuk mengindari rintangan yang ada. Gak perlu mikir susah-susah, gak perlu pake strategi. Dapet high score baru; syukur, gak dapet; ya bodo amat. Toh kalo gue mati nanti juga gak akan ditanya sama malaikat, "Berapa skor Flappy Bird tertinggi kamu?"
Friday, March 20, 2015
Postingan Dari Dalam Kedai Es Krim
Entah mengapa, tetiba aku kembali merindu untuk menulis. Mungkin karena hujan yang turun pada petang di tanggal tua ini. Apapun alasannya, aku rindu mendengar deru keyboard laptop ini saling bersahutan merangkai huruf demi huruf, kata demi kata, juga kalimat demi kalimat.
Lama tak bersuara dalam tulisan, membuat jemari ini terasa kaku. Ya, kaku, seperti bertemu mantan pacar di acara pesta kebun seorang sahabat. Terbata ketika menyapa, serba salah seperti lagu Raisa.
Sembari jemari ini bergeliat menyisir alphabet yang tertata rapih namun berantakan, terdengar lantunan musik dari Gugun & The Blues Shelter. Ah, sayangnya aku tak tau apa judul lagunya. Yang pasti, suasana ini menjadi hangat seiring bergulirnya bulir hujan yang masih turun dengan bergerombol.
Tuesday, December 9, 2014
Fase Bagian Pertama
Persoalan pertama ketika kita baru lulus adalah; "Kira-kira gue bisa ngumpul untuk seru-seruan bareng temen-temen sekolah lagi gak, ya?"
Setahun dua tahun, mungkin bisa. Lebih dari itu, sulit. Apalagi, semakin lo bertambah dewasa, semakin sulit pula lo akan seru-seruan bareng. Permasalahannya adalah bukan kita, dia atau mereka sombong. Tapi, karena masing-masing dari kita akan memiliki kesibukannya sendiri-sendiri.
Mungkin lo pernah mengalami hal ketika temen-temen lo ngajak nongkrong, tapi lo berhalangan untuk ikut hadir karena memang jadwal shift kerja lo belum selesai. Pada minggu depannya, giliran lo yang mencoba untuk mengkordinir temen-temen untuk nongkrong, tapi teman-teman lo berhalangan karena sedang ada acara lainnya. Sekalinya bisa hadir, cuma beberapa orang saja.
Sedih? Pasti.
Kita semua pasti pernah mengalami fase seperti ini. Percayalah.

